Nomor Katalog :
Nomor Buku :
ISBN :
Tanggal Rilis : 2019-02-27

KAJIAN EKONOMI DAN KEUANGAN REGIONAL PROVINSI JAWA TENGAH FEBRUARI 2019
Pada triwulan IV 2018, perekonomian Jawa Tengah mencatatkan percepatan pertumbuhan menjadi sebesar 5,28% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya (5,21%; yoy), dan di atas pertumbuhan ekonomi nasional (5,18%; yoy). Namun demikian, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah lebih rendah dibandingkan Kawasan Jawa sebesar 5,82% (yoy). Ditinjau dari sisi pengeluaran, peningkatan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan IV 2018 berasal dari komponen konsumsi swasta, yang terdiri dari konsumsi rumah tangga dan konsumsi lembaga non profit yang melayani rumah tangga (LNPRT), serta konsumsi pemerintah. Sementara, kinerja investasi dan ekspor luar negeri tetap tumbuh meskipun mengalami perlambatan dari triwulan sebelumnya. Impor luar negeri Jawa Tengah masih tercatat tumbuh relatif signifikan, meskipun mulai melandai dibanding dua triwulan sebelumnya. Sebagai komponen pengurang PDRB, relatif tingginya pertumbuhan impor menahan perekonomian Jawa Tengah untuk tumbuh lebih tinggi. Ditinjau dari sisi lapangan usaha, meningkatnya pertumbuhan industri pengolahan serta perdagangan besar dan eceran menjadi pendorong laju pertumbuhan ekonomi. Lebih lanjut, tingginya pertumbuhan lapangan usaha transportasi dan pergudangan turut mendorong pertumbuhan pada triwulan laporan. Namun demikian, melambatnya pertumbuhan lapangan usaha pertanian dibanding triwulan sebelumnya menjadi faktor penahan laju pertumbuhan ekonomi.
Sumber: BANK INDONESIA  |  Publish: Selasa, 11 Mei 2021 02:53  |  5 tahun yang lalu  |  1061   



Nomor Katalog :
Nomor Buku :
ISBN :
Tanggal Rilis : 2018-10-22

KEKR PROVINSI JAWA TENGAH NOVEMBER 2018
Pada triwulan III 2018, perekonomian Jawa Tengah mencatatkan perlambatan pertumbuhan ekonomi yang tercatat sebesar 5,25% (yoy) atau lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi triwulan II 2018 sebesar 5,48% (yoy). Kinerja perekonomian Jawa Tengah tersebut berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat pada level 5,17% (yoy). Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah lebih rendah dibandingkan Kawasan Jawa sebesar 5,74% (yoy).
Sumber: BANK INDONESIA  |  Publish: Selasa, 11 Mei 2021 02:49  |  5 tahun yang lalu  |  1460   



Nomor Katalog :
Nomor Buku :
ISBN :
Tanggal Rilis : 2021-03-01

LAPORAN PEREKONOMIAN PROVINSI JAWA TENGAH FEBRUARI 2021
Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah mengalami perbaikan pada triwulan IV 2020. Berdasarkan rilis Badan Pusat S​tatistik (BPS) pada 5 Februari 2021, perekonomian Jawa Tengah pada triwulan IV 2020 tumbuh -3,34% (yoy), lebih baik dari pencapaian triwulan III 2020 sebesar -3,79% (yoy). Me​ningkatnya mobilitas masyarakat mendorong peningkatan aktivitas ekonomi di Jawa Tengah. Kinerja perekonomian Jawa Tengah tersebut berada di bawah pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar -2,19% (yoy) dan kawasan Jawa (-2,60%; yoy). Sementara itu, secara triwulanan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah tumbuh -1,89% (qtq), tumbuh lebih rendah dibandingkan 4,79% (qtq) pada triwulan sebelumnya.​​​​
Sumber: BANK INDONESIA  |  Publish: Selasa, 11 Mei 2021 02:26  |  5 tahun yang lalu  |  1444   



Nomor Katalog :
Nomor Buku :
ISBN :
Tanggal Rilis : 2021-12-01

LAPORAN PEREKONOMIAN PROVINSI JAWA TENGAH NOVEMBER 2020​
Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah mulai menunjukkan perbaikan pada triwulan III 2020, meski pandemi COVID-19 belum berakhir. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada 5 November 2020, perekonomian Jawa Tengah pada triwulan III 2020 tumbuh -3,93% (yoy), lebih baik dari pencapaian triwulan II 2020 sebesar -5,92% (yoy). Perbaikan tersebut juga ditunjukkan dari pertumbuhan triwulanan yang tumbuh positif 4,66% (qtq) atau berbalik arah dari -5,16% (qtq) pada triwulan sebelumnya. Pelonggaran pembatasan sosial yang disertai protokol kesehatan yang ketat menjadi salah satu pendorong utama membaiknya perekonomian Jawa Tengah.
Sumber: BANK INDONESIA  |  Publish: Selasa, 11 Mei 2021 02:24  |  5 tahun yang lalu  |  1110   



Nomor Katalog :
Nomor Buku :
ISBN :
Tanggal Rilis : 2021-08-31

LAPORAN PEREKONOMIAN PROVINSI JAWA TENGAH AGUSTUS 2020
Perekonomian Jawa Tengah pada triwulan II 2020 mengalami kontraksi -5,94% (yoy), turun dari pencapaian triwulan I 2020 sebesar 2,61% (yoy). Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak pada menurunnya aktivitas produksi dan konsumsi barang dan jasa yang terindikasi dari pelemahan ekonomi global dan menurunnya aktivitas ekonomi nasional dan Jawa Tengah sebagai dampak dari kebijakan pencegahan penyebaran pandemi COVID-19. Ditinjau dari sisi pengeluaran, perlambatan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan II 2020 terjadi pada seluruh komponennya. Konsumsi rumah tangga dan investasi merupakan dua komponen dengan sumbangan dampak terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi negatif di Jawa Tengah. Kondisi global turut mempengaruhi kinerja perdagangan luar negeri dimana ekspor dan impor tercatat tumbuh negatif. Lemahnya aktivitas perekonomian domestik membuat impor luar negeri mencatat pertumbuhan terendah setidaknya dalam 10 (sepuluh) tahun terakhir.
Sumber: BANK INDONESIA  |  Publish: Selasa, 11 Mei 2021 02:21  |  5 tahun yang lalu  |  992   

Jumlah Data : 274