Nomor Katalog :
Nomor Buku :
ISBN :
Tanggal Rilis : 2015-10-05

Perkembangan Inflasi
September 2015, Kota Semarang terjadi deflasi sebesar 0,18 %. Deflasi yang disebabkan penurunan harga ditunjukkan dengan terjadinya penurunan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 1,61 persen dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,14 persen.
Sumber: BPS Kota Semarang  |  Publish: Jumat, 3 September 2021 09:31  |  4 tahun yang lalu  |  1065   



Nomor Katalog :
Nomor Buku :
ISBN :
Tanggal Rilis : 2015-09-01

Jumlah kunjungan wisman melalui bandara Ahmad Yani pada Juli 2015
Jumlah kunjungan wisman melalui pintu masuk bandara Ahmad Yani pada Juli 2015 sebanyak 1618 kunjungan, naik sebesar 77,41 persen bila dibandingkan bulan sebelumnya yang sebanyak 912 kunjungan. Jumlah kunjungan wisman terbanyak berasal dari warga negara berkebangsaan Malaysia yaitu 552 kunjungan, disusul Singapura 403 kunjungan dan Amerika 87 kunjungan.
Sumber: BPS Kota Semarang  |  Publish: Jumat, 3 September 2021 09:23  |  4 tahun yang lalu  |  871   



Nomor Katalog :
Nomor Buku :
ISBN :
Tanggal Rilis : 2015-09-01

Inflasi Kota Semarang, Agustus 2015, 0,28%
Bulan Agustus 2015 di Jawa Tengah terjadi inflasi sebesar 0,29 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 120,61 lebih rendah dibandingkan pada bulan Juli 2015 yang mengalami inflasi sebesar 0,92 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 120,27. Inflasi terjadi di enam kota SBH. Kota SBH yang mengalami inflasi tertinggi terjadi di Kota Kudus sebesar 0,60 persen dengan IHK sebesar 126,58 diikuti Kota Tegal sebesar 0,38 persen dengan IHK sebesar 117,69; Kota Semarang sebesar 0,28 persen dengan IHK sebesar 120,68; Kota Cilacap sebesar 0,24 persen dengan IHK sebesar 123,35; Kota Surakarta sebesar 0,19 persen dengan IHK sebesar 118,50 dan inflasi terendah terjadi di Kota Purwokerto sebesar 0,13 persen dengan IHK sebesar 119,02.
Sumber: BPS Kota Semarang  |  Publish: Jumat, 3 September 2021 09:21  |  4 tahun yang lalu  |  1217   



Nomor Katalog :
Nomor Buku :
ISBN :
Tanggal Rilis : 2015-08-13

Indeks Demokasi Indonesia di Jawa Tengah 2014
Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah 2014 sebesar 77,44 dalam skala 0 sampai 100. Angka ini naik 16,60 poin dibandingkan dengan IDI 2013 sebesar 60,84. Kinerja demokrasi Jawa Tengah masih berada pada kategori “sedang”. Tingkat demokrasi dikelompokkan menjadi tiga kategori yakni “baik” (indeks > 80), “sedang” (indeks 60 – 80), dan “buruk” (indeks < 60).
Sumber: BPS Kota Semarang  |  Publish: Jumat, 3 September 2021 09:15  |  4 tahun yang lalu  |  1318   



Nomor Katalog :
Nomor Buku :
ISBN :
Tanggal Rilis : 2015-08-06

Perkembangan Nilai Tukar Petani
Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Tengah bulan Juli 2015 mengalami kenaikan 0,52 persen, yaitu dari posisi 98,49 menjadi 98,99. Hal ini disebabkan karena perubahan indeks harga yang diterima petani (It) lebih tinggi dari pada perubahan indeks harga yang dibayar petani (Ib). It mengalami kenaikan 1,44 persen, dari posisi 116,80 pada bulan Juni 2015 menjadi 118,48 pada bulan Juli 2015. Sementara Ib mengalami kenaikan 0,92 persen, dari posisi 118,60 menjadi 119,69.
Sumber: BPS Kota Semarang  |  Publish: Jumat, 3 September 2021 09:12  |  4 tahun yang lalu  |  1030   

Jumlah Data : 112